Balada Kerja Krakatau

November 28, 2010 § 1 Comment

kingdom of steel
nation of iron
encircled by the wrath of the fire lord
the sangar of Krakatau

pabrik baja terintegrasi
dengan misi untuk memakmurkan bangsa
dia bermuara di tanah sunda
Cilegon, entah apalah artinya
ternyata, disini beta hanya berjumpa orang jawa
mungkin segelintir mereka yang murni kawula sunda,
atau pahlawan betawi,
beberapa pangeran sumatera,
tapi yang jelas, dimana-mana kesatriyan jawa,

pembimbing beta pun, pujangga Surabaya..
“piye? endi arek-arek e?” katanya kalau kami telat datangnya
pak Abdul Rofik namanya, sang jawara
semua spesies thyristor, plc, dan ic takluk padanya..
oh jawara, bagilah setetes, seember, sesamudera ilmu pada beta

how i awe in the sight of thee
mighty pillars of wrought-iron as far as the eye can see
standing strong, in the heat of the equator sun,
unwavered, drenched by the rusting tropical rain
unmoved, battered by the unforgiving waves of the strait
jacketed in rust, the curse God have given to the ironic fate

sila bila saudara bergumam bertanya
apalah kegiatan beta berKP di pabrik baja?
belajar! lantang beta menjawab,
dan semacam menganggur, bila dapat waktunya
oh Tuhan, mengapa malas selalu menjahili
sepasang mata ini tak mampu menepis kantuk yang menghampiri
kiranya selepas makan siang dan sholat
hamba selalu bertidur dengan kedok istirahat?

alas, sinful this explanatory was
I know, but this I have difficulty to thwart
biarlah, at least beta tetap selalu berjuang dan berusaha,
menjadi pribadi berguna bagi nusa dan bangsa
new experience, new skills I shall master
though different from the text books I muster
in class with my beloved colleagues and friends together
at campus Gadjah Mada Yogyakarta,

sesasi ki ncen banter banget ilange
rasane lagi wingi aku mlebu kost neng kene
pisanan iki kula ngekost adoh seko omah
adoh seko bapak, ibu, lan adek e
ora ding, iki arek telu, bareng kanca rame,
Arul, Dimas, lan Edwin, seng keri rodo waluyo kae
lanang kabeh je, yo ngenelah, reti dewe

pak harsono lan keluarga yang menampung kami
owalah bos, ternyata juga berakar jawi
ibu dulu dari lampung, bapak dari wates
krakatau mempertemukan, dan sekarang kami disini
matur nuhun bapak, terimakasih ibu
telah rela menampung kami,
calon legenda indonesia, kian giat menimba ilmu.
semoga bila pulang nanti kami lebih sakti

filled with knowledge and power!
the ability to command and conquer
with the help of some computers, motors, relays, and plc
of course mboten pareng lali ngaji lan ibadah bengi.

tahukah sahabat? walaupun di tengah puanasnya alam Cilegon raya
tidaklah lupa untuk mencari canda tawa
seperti ketika rekan beta saat jalan2 ke kota
disamper dan dirangkul banci, oh la laa..

Allah Maha Adil, Maha Jawara
lindungilah kami, dan beri hidayah pada mereka jua
sumpah demi apapun, peristiwa tersebut sulit dilupa.

yes, enough for my empirical tri-tongued nonsense
now, one last question remains,
in which the answer I truly pursuit
when will I get my new IRONMAN suit?

 

Jihad,

Cilegon, 28 November 2010, dalam keadaan batin yang sehat

Tagged: , , ,

§ One Response to Balada Kerja Krakatau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Balada Kerja Krakatau at eliners07kp.

meta

%d bloggers like this: