FIRST DAY 10 NOV -TOUR D’CRM-

November 16, 2010 § 1 Comment

Cold Rolling Mill (CRM).

Kalo Jihad mengartikan Dingin-Menggelinding-Penggilingan. Tetapi dibalik terjemahan bebas yang dibuat si Jihad itu ternyata da makna lain yang lebih bermakna. Cold Rolling Mill kalo dibahasa Indonesiakan Pabrik Pengerolan Baja Lembaran Dingin merupakan salah satu divisi di KS yang memproduksi Lempengan/lembaran Baja Tipis yang digulung. Hasil produksinya adalah baja atau logam yang biasa digunakan untuk membuat kaleng makanan, body mobil, alat rumah tangga, atap, dll. Jenis dan karakteristik produk baja yang dibuat tergantung pada pesanan konsumen atau bahan yang sedang trend di pasaran.

Sebelum dilanjut….mohon dipersory soale ini postingan telat bagt….tapi sing penting bisa buat tambahan info. Sing luwih penting ngramekan ini blog.hehehehehe

Cerita dilanjut….Ternyata saat masuk pertama ke area industri CRM, pancen benar-benar gak pernah bayangkan kalo bakal melihat benda-benda aneh tapi nyata. Di depan mata langsung ada roll-roll besar banget kira-kira diameter 0.5 meter. Agak masuk dikit ada lagi roll  lagi yang lebih besar, kira diameter 1 meter.Kami cuma mlongo sambil mikir-mikir buat apa roll-roll segedhe ini.???Trus gimana cara ngangkatnya.???Tetapi tetap tidak menemukan jawaban.  Setelah itu kami diajak masuk ke basecamp, bisa dibilang office-nya para kru instrument. Langusng aja kami kenalan, ada Pak Riza, Pak Kuncoro, Pak Nahnul, Pak Adi, Pak Yoyo, Mas Iqbal dan Mas Wawan.

Setelah jam makan siang kami kembali lagi ke basecamp dan ngobrol-ngobrol sama kru office. Dan kamipun ditawari untuk keliling Area Industri CRM dengan ditemani Pak Edi.  Tour CRM strarted

Pak Edi: “Ini tuh namanya Work Roll, kalo yang besar-besar di sana itu namanya Back-up Roll“. (Pak Edi nunjuk yang roll 0.5 meter dan yang 1 meter)

Kami: “Ooooo, ya Pak.”

Pak Edi:”Jadi yang Back-up Roll tu di atasnya Work Roll, nanti dikasih tekanan kira tinggi. Work Rollnya itu sampai melengkung pas dikasih tenkanan. Sambil diatur kecepatan Stripnya. Kan ada penekanan dan tarikan jadi bisa menipiskan strip. Misalnya dari 5 mm ke 2 mm, tergantung pesanan”.

Itu sedikit penjelasan dari Pak Edi sambil terus jalan menunjukkan alat-alat dan memberi penjelasan seperlunya. Bayangkan aja, Work Roll yang sebesar itu dan terbuat dari logam bisa ditekan sampai melengkung untuk menipiskan Strip. Pasti bingung, strip apa ya??? Pada Bae Kang, urang teh bingung pisan…hehehe. Sok Sunda. Strip itu lembaran baja yang tidak digulung, kalo yang digulung biasa disebut coil.

Yang belum terjawab, bagaimana ya ngangkat coil, backup roll atau working roll yang beratnya bisa lebih dari 10 ton. Setelah melihat secara langsung saat benda-benda itu dipindakan, ternyata alat untuk memindakan di pasang di bagian atas mendekati atap. Alat ini ada semacam katrol dan pengaitnya. Alat pengangkat dan pemindah ini bisa bergerak memanjang dan melabar bangunan. Kalo alat ini sedang bekerja suaranya gemuruh keras, hampir seperti gemurh merapi kali ya….

Produksi di CRM sebenarnya dimulai dari pembersihan HRC (Hot Rolled Coil). HRC memiliki suhu antara 580-780 derajat celcius. wuahhh..panas tenan. HRC yang masih mengandung karat dibersihkan dengan HCL konsentrasi tinggi.

Tahap kedua adalah penipisan di bagian TCM (Tandem Cold Mill). Namanya saja pakai Cold, berarti proses ini dikerjakan dengan temperatur rendah. Caranya dengan digencet (diberi tekanan) dan ditarik. Di TCM in juga terjadi proses penyambungan Strip (Welding).

Tahap selanjutnya ada pembersihan secara electrolitic, kemudian di furnace (dipanaskan), dihaluskan (seperti disetrika), dan bagian finishing.

Semua alat dan mesin yang digunakan jauh dari apa yang kita bayangkan. Ada juga motor listrik yang sebesar cakupan kedua tangan atau trafo yang sebesar meja. Tapi kata Bapaknya…”Gak usah bingung, mau sebesar apa motor atau trafonya tetep aja itu motor dan trafo. Mau di pasang miring, berdiri, atau kayak apa tetap aja itu motor dan trafo. Sama kayak yang dipake disekolah…yang biasa disaku itu.”

Benar juga kata Bapaknya…tetap aja itu trafo atau motor yang cara kerjanya tidak beda denganyang dipakai di sekolah atau dikampus untuk praktikum. Intinya kita paham prinsip kerjanya.

Sensor-sensor yang digunakan juga banyak menggunakan sensor non-kontak karena benda strip / benda yang disensor bersuhu tinggi. Misalnya untuk mengukur Thickness (ketebalan) strip menggunakan sensor radioaktif. Strip yang diukur ketebalannya hanya dilewatkan diantara sumber radioaktif dan penerima (ion chamber) tanpa menyentuh strip.

Kami juga diajak ke bagian kontrol, di ruang kontrol atau operator isinya tombol-tombol dan monitor yang tak kami mengerti maksudnya…hahaha. Yang jelas di dalam ruangan ditunjukkan ada PLC -PLC yang ada dalam lemari yang sebesar lemari pakaian dan dipenuhi kabel-kabel konektor. PLC-PLC ini yang mengontrol proses produksi di CRM…Lemari PLCnya pun gak cuma 1. Dalam satu ruang kontrol bisa ada 4-5 lemari PLC yang terus beroperasi saat produksi.

Tapi sayangnya saat jalan-jalan dipabrik gak bisa ambil gambar karena memang gak boleh sama petugasnya…hehehe

jadi maaf gak ada gambaranya. Kedepannya diusahakan deh gambarnya ada .

Tagged: ,

§ One Response to FIRST DAY 10 NOV -TOUR D’CRM-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading FIRST DAY 10 NOV -TOUR D’CRM- at eliners07kp.

meta

%d bloggers like this: